Tips Berbicara di Depan Umum

Tips Berbicara di Depan Umum



Hallo sahabat, di postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara berbicara di depan umum. Berbicara tidak dapat dilakukan hanya dengan membuka mulut, terus bersuara. Berbicara memiliki pola dan cara yang berbeda-beda, yang pastinya harus jelas dan dapat dipahami oleh para pendengar. Berbicara di depan orang ada 2 jenis, yaitu berbicara formal dan berbicara tidak formal.
Biasanya orang-orang tidak begitu bermasalah jika berbicara tidak formal. Nahh… kalo bicara formal, orang-orang sering grogi, salting atau yang lainnya. Disini saya akan membagikan beberapa tips supaya kita tidak grogi ketika berbicara.
1.   Isi dulu kepala
Kuasai apa yang akan kita bicarakan.
2.      Kertas Contekan
Kertas contekan akan membangun kepercayaan diri dan membantu mengingat apa yang harus dikatakan dan dilakukan.
3.      Taklukan GROGI
Sediakan waktu dan energi untuk persiapan, khususnya pada saat anda akan berbicara formal di depan orang-orang penting. Kemudian tarik nafas dalam-dalam, tahan 4-5 detik dan keluarkan pelan-pelan, dan tidak lupa berfikir positif bahwa kita pasti bisa.
4.      Kenali siapa pendengar
Pada siapakah kita berbicara? Teman kita? Lebih muda? Lebih tua?
5.      Masuklah dari sisi kiri
Ini hal yang paling unik tapi mantep. bKenapa harus masuk dari sisi kiri??? Dengan kita masuk dari sisi kiri maka audience akan menoleh kea rah kiri yang akan menyebabkan rangsangan pada otak kanan yang tidak bersifat menghakimi.  Ketika kita mulai memasuki ruangan, maka pastikan semua mata tertuju pada kita. Pada saat orang membangun opini, asumsi dan mencari cara untuk membenarkan persepsi awal mengenai diri kita. So, anda memiliki waktu ekstra sebelum audience mulai menilai secara kritis.
6.      Eye Contact
Pada saat berbicara di depan, pastikan anda melakukan eye contact. Itu menandakan anda tertarik, tidak hanya pada substansi tetapi juga pada mereka sebagai manusia.
7.      Hindari perilaku teatrikal
8.      kadang karena gugup kita suka melakukan sesuatu yang nggak perlu, seperti memainkan pulpen, kancing baju dan yang lainnya.

Semoga bermanfaat, thanks……
Read More
Ayo Nonton Ludruk, Budaya Indonesia yang Harus Tetap Hidup

Ayo Nonton Ludruk, Budaya Indonesia yang Harus Tetap Hidup


Beberapa waktu  lalu saya Jambore Fotografi di Surabaya, dalam acara aitu ada kunjungan menyaksikan pagelaran ludruk Irama Budaya. awalnya saya agak kaget ketika melihat bahwa semua pemain ludruk itu adalah laki-laki, wuiiih merinding boss. ta it's ok, namanya juga kebudayaan. Ketika saya bertanya kepada salah seorang pemain ludruk tentang acara rutin mereka, dan dia mendeskripsikannya. Ludruk di irama budaya tampil seiap hari, walaupun penonton yang hadir hanya 3 orang, pagelaran ludruk tetap dijalankan. biaya masuknya hanya 5000 rupiah. yang membuat saya kagung, ketika hasil uang tiket hanya 20 ribu. mereka membagi rata kepada semua pemain. walaupun setiap orangnya hanya mendapatkan 2000 rupiah. tapi mereka menjalaninya dengan penuh keikhlasan dan semangat.

Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa timur Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.

Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa, menggunakan bahasa khas Surabaya, meski kadang-kadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti Jombang, Malang, Madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangan non intelek (tukang becak, peronda, sopir angkutan umum, etc).


Sebuah pementasan ludruk biasa dimulai dengan Tari Remo dan diselingi dengan pementasan seorang tokoh yang memerakan "Pak Sakera", seorang jagoan Madura. Sementara ludruk menceritakan cerita hidup sehari-hari (biasanya) kalangan wong cilik. (Idn)
Read More

Like Fanpage Facebook